MENYEDIHKAN BAGI KOREA UTARA,APABILA AS MENGGUNAKAN KEKUATAN MILITER

Presiden Amerika Serikat ,Trump .menyatakan bahwa ia lebih baik untuk tidak melakukan  tindakan militer terhadap Korea Utara (Korut). Namun ,jika seandainya  dia melakukannya, dapat menjadi hari yang amat menyedihkan bagi kepemimpinan di Pyongyang.

Trump secara tegas menolak penggunaan senjata sebagai sebuah respon militer sehabis uji cobalah nuklir keenam Korut. Aksi terkuat yang dapat dijalankan pemerintahannya adalah berupaya melakukan sanksi ekonomi yang ketat, dan menyatakan bahwa Pyongyang berperilaku jelek dan perlu dihentikan.

"Aksi militer pasti dapat menjadi satu pilihan mendesak. Apakah itu tak terelakkan? Tidak ada yang tak terelakkan," ujar Trump kala konferensi pers seperti dilansir berasal dari Reuters, Jumat (8/9/2017).

"Saya lebih senang tidak menggunakan  jalan militer.tapi, Jika kita menggunakannya di Korea Utara, ini dapat menjadi hari yang amat menyedihkan bagi Korea Utara," katanya.

Bahkan kala Trump bersikeras bahwa saat ini bukan saatnya untuk berunding bersama Korut, bagian senior pemerintahannya udah memperjelas bahwa pintu menuju solusi diplomatik selalu terbuka, terutama mengingat penilaian AS bahwa serangan pre-emptive dapat membebaskan balas dendam besar-besaran berasal dari Korut.

Sebelumnya Trump juga menyatakan bahwa aksi militer terhadap Korut bukan pilihan pertama berasal dari bermacam opsi yang sedang dipertimbangkan. Trump mengaku udah melaksanakan diskusi yang kuat dan terus terang bersama Presiden China Xi Jinping mengenai persoalan nuklir Pyongyang.

”Presiden Xi inginkan sesuatu,apakah  kita dapat menyaksikan apakah dia mampu lakukan atas persoalan ini. Tapi, kita  tidak akan mampu bertahan terus,melihat  apa yang berjalan di Korea Utara,” kata Trump.

”Saya percaya bahwa Presiden Xi sepakat bersama saya 100 persen. Kami melaksanakan obrolan di telpon yang amat dan amat jujur,” ujar Trump.

Jika benar amerika akan menyerbu Korea Utara, dalam seketika Korut bakal menghancurkan  Korsel. Potensi kematian,akan memakan korban lebih  dari 10 ribu jiwa dipastikan bisa terjadi.

Analis yakin AS memerlukan waktu berminggu-minggu, bahkan bisa berbulan-bulan, untuk mendapatkan pasukan tambahan dan peralatan ke lokasi tersebut, terhitung pengebom dan tentara khusus, demi membantu serangan tersebut.

Analis kebijakan pertahanan dan luar negeri di Institut Cato di AS, Eric Gomez, sepakat bahwa menghancurkan pasukan nuklir Korea Utara dengan serangan preemptive bakal terlampau sulit.

"Paling tidak, penyerangan selanjutnya wajib menemukan dan menghancurkan sebagian besar rudal jarak jauh Korea Utara untuk melindungi militer  AS di kawasan Asia pasifik ," kata Gomez kepada news.com.au.

"Jika AS  mau melindungi sekutu-sekutunya, ia perlu  menghancurkan proses jarak yang lebih pendek sebanyak mungkin, yang seterusnya bakal mempersulit serangan tersebut."

Gomez menyatakan bahwa penghancuran total kekuatan nuklir Korea utara sama juga artinya menargetkan fasilitas senjata nuklir kelas senjata dan rudal balistik, serta lokasi kepemimpinan.

korea utara

"penyerangan ini akan  menjadi operasi militer yang terlampau sulit, dengan tingkat keberhasilan yang rendah dan tingkat risiko yang tinggi, mengingat kehancuran yang bisa ditimbulkan oleh satu senjata nuklir," katanya.

"Amerika Serikat kemungkinan bisa melakukannya, tapi aku tidak bisa bilang bahwa tujuan mereka bakalan sukses."

Gomez menyatakan bahwa AS kemungkinan memahami di mana pabrik pengayaan dan rudal nuklir besar berada, tapi unit rudal itu sendiri kemungkinan lebih sukar ditemukan.

"AS mungkin bisa mendeteksi sebagian tes rudal balistik Korea Utara sebelum diluncurkan tapi perlu diingat, prosedur operasional untuk tes kemungkinan bakal terlampau berbeda berasal dari peluncuran era perang," katanya.

Maka dapat disimpulkan ,bahwasanya AS bakalan berpikir ulang untuk melakukan agresi militer tersebut ke korea utara,yang memiliki rudal nuklir yang berbahaya dan bisa menimbulkan kerusakan yang luar biasa nantinya.

0 Response to "MENYEDIHKAN BAGI KOREA UTARA,APABILA AS MENGGUNAKAN KEKUATAN MILITER"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel